Container Icon

makalah SDM




MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
MAKALAH TENTANG STRATEGI PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR SUMBER DAYA MANUSIA
PT CAHAYA INDAH MANUFACTURING
KENDAL

DIUSUN OLEH:
NURUL KHAMIDAH
11 0201 0217
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
SEMARANG
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur saya panjatkan atas kehadirat Allah yang telah memberi Rahmat, Hidayah, dan Karunia-Nya sehingga dapat menyelesaikan makalah dengan judul Strategi Perencanaan dan Pengembangan Karir Sumber Daya Manusia di PT Cahaya indah Manufacturing Kendal tanpa halangan satupun.

Makalah ini disusun sebagai salah satu persyaratan dalam menyelesaikan mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia.

Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Heru Sultoni Comara selaku dosen mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia yang telah memberikan bimbingan dan ilmu serta membuka cakrawala berpikir akan banyak hal, terutama bahwa pengetahuan tidak hanya untuk diketahui melainkan untuk dipahami.

Saya menyadari bahwa makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Akhir kata, semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua dalam memperkaya ilmu dan menjadi bekal bagi hidup sekarang maupun di masa mendatang.













                                                                                                           






                                                                                                   Kendal, 3 Januari 2012



                                                                                                    Nurul Khamidah





DAFTAR ISI
    BAB I PENDAHULUAN
                1.1 Latar Belakang………………………………………………...1
                  1.2 Tujuan Masalah……………………………………………….1
BAB II PERUMUSAN MASALAH……………………….............2
BAB III UPAYA MENGATASI MASALAH
3.1 Perencanaan SDM…………………………………………...2-3
3.2 Tantangan SDM………………………………………………3-5
3.3 Analisa Jabatan………………………………………………5-6
3.4 Pelatihan……………………………………………………..6-10
3.5 Pengembangan Karier……………………………………….11
BAB IV PENUTUP
            4.1 Kesimpulan……………………………………………………12
                  4.2 Saran……………………………………………………………..…................13
























BAB I
PENDAHULUAN
              1.1 Latar Belakang
Perubahan kondisi lingkungan suatu perusahaan baik internal maupun eksternal mendorong perusahaan untuk segera merespon dengan cepat dan beradaptasi dengan lingkungan pasar yang penuh dengan persaingan. Dengan adanya perjanjian-perjanjian perdagangan antarnegara memberikan implikasi pada dunia industri saat ini. Implikasi tersebut tidak hanya pada semakin meluasnya pasar produk-produk perusahaan, tetapi juga perpindahan tenaga-tenaga ahli dan manajer yang dapat mengelola aktivitas perusahaan multinasional. Pesatnya pertumbuhan masyarakat yang berpendidikan, menjadikan perusahaan multinasional menyadari bahwa saat ini sumber daya manusia dan modal intelektual merupakan aset yang sangat penting dalam menciptakan keunggulan bersaing.
Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor kunci dalam reformasi ekonomi, yakni untuk menciptakan SDM yang berkualitas dan memiliki ketrampilan dan berdaya saing tinggi dalam persaingan global yang sangat kompetitif. Kondisi ekonomi di abad 21, ditandai dengan globalisasi ekonomi, merupakan suatu proses kegiatan perekonomian dan perdagangan ketika negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan yang terintegrasi dan tanpa batas teritorial negara.
Dalam era globalisasi ini mengakibatkan perusahaan berproduksi di berbagai negara dengan sasaran agar biaya produksi menjadi lebih rendah. Hal ini dikarenakan upah buruh yang rendah, tarif biaya  masuk yang murah, infrastruktur yang memadai serta iklim usaha dan politik yang kondusif. Dalam hal ini dunia menjadi lokasi manufaktur global. Selain itu, perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya, seperti penggunaan staf professional diambil dari expatriat yang berpengalaman internasional atau buruh diperoleh dari negara berkembang. Dengan adanya globalisasi pergerakan tenaga kerja akan semakin mudah dan bebas.
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu ilmu atau suatu cara pengaturan hubungan dan peran SDM (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal.

                                                           
                   1.2 Tujuan Permasalahan

1.      Mengevaluasi perencanaan karir dan menganalisa pelaksanaan serta upaya-upaya    perusahaan dalam mengatasi masalah pengembangan karir.
2.       Mengevaluasi pelaksanaan pendidikan dan pelatihan dalam rangka menunjang perencanaan dan pengembangan karir.
3.       Memberikan saran dan mencari alternatif perencanaan dan pengembangan karir.
                                                           
                                                     





                                                                  1
BAB II
PERUMUSAN MASALAH
            Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan di atas maka dapat dirumuskan : “Apakah ada pengaruh kompetensi sumber daya manuasia terhadap kinerja karyawan ?”




BAB III
UPAYA MENGATASI MASALAH

                3.1 Perencanaan SDM
Perencanaan karir pada prinsipnya adalah tanggung jawab individu karena individu pegawailah yang lebih tahu mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kebutuhan-kebutuhannya, tetapi disebabkan organisasi mempunyai kepentingan, maka organisasi harus terlibat di dalamnya agar dapat dicapai secara efektif baik dilihat dari sudut pandang pegawai maupun organisasi. Beberapa keuntungan keterlibatan organisasi dalam perencanaan karir pegawai,
1.      Menyesuaikan kemampuan pegawai dengan strategi.
Menyelaraskan strategi dengan ketersediaan pegawai internal, yaitu sebagaimana kita ketahui bahwa suatu strategi membutuhkan ketersediaan
pegawai yang menjadi pelaksana, baik jumlah maupun kualitasnya. Membantu perencanaan karir pegawai tidak lain adalah mengarahkan untuk memudahkan pegawai mencapai tujuan karirnya yang nantinya dibutuhkan dalam menjalankan strategi. Sebagaimana kita ketahui, suatu strategi memerlukan perilaku peran tersebut dibutuhkan kompetensi tertentu dari pegawai.
2. Meningkatkan supply internal pegawai.
Pada saat-saat tertentu akan ada pegawai yang pension, meninggal dunia, atau mengundurkan diri secara suka rela atau melalui pemecatan. Perencanaan karir akan menyiapkan pegawai untuk mengisi kekosongan tersebut.
3. Menyiapkan penempatan internasional.
Untuk organisasi yang memiliki cabang-cabang di berbagai negara dengan berbagai jabatan penting yang harus diisi, perencanaan karir dapat membantu menyiapkan pegawai dan penempatan yang lebih tepat.
4. Memampukan pegawai untuk bekerja dengan pegawai yang berbeda latar belakangnya
Dengan membantu pegawai dalam perencanaan karir, berarti organisasi akan menyadarkan dan mendidik pegawai akan keberadaan organisasi yang memiliki tenaga kerja yang memiliki berbagai macam latar belakang, dan harapan-harapan organisasi.








                                                                        2                                             
5. Mengurangi perputaran kerja.
Memberikan perhatian terhadap perencanaan karir dapat meningkatkan loyalitas pegawai terhadap organisasi sebagai akibat adanya kemungkinan untuk menduduki jabatan yang diinginkan.
6. Menyalurkan pegawai yang berpotensi.
Perencanaan karir akan memotivasi pegawai untuk memelihara dan meningkatkan potensinya sebab mereka mempunyai tujuan-tujuan karir secara khusus. Ini tidak hanya untuk mempersiapkan pegawai untuk mengisi jabatan yang kosong pada masa yang akan datang, tetapi juga dapat mendorong untuk kerja yang lebih baik pada pegawai yang sedang menjabat saat ini.
7. Mendorong untuk meningkatkan kemampuan.
Perencanaan karir tentu saja akan memotivasi pegawai untuk lebih berkembang
8. Mengurangi penumpukan pegawai.
Dengan perencanaan karir yang memungkinkan seseorang untuk naik jabatan akan mengurangi penumpukan karyawan berpotensi yang ada.
9. Memuaskan kebutuhan pegawai.
Kesempatan untuk mencapai karir yang lebih tinggi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja seseorang, paling tidak disebabkan adanya kesempatan untuk dipromosikan ke jenjang jabatan yang lebih tinggi dengan penghasilan yang lebih tinggi pula.
10. Mengurangi atau menghilangkan terjadinya diskriminasi.
Perencanaan karir secara implicit akan memberikan kesempatan yang sama kepada semua pegawai untuk menduduki posisi yang ada dalam organisasi. Hal ini jelas sebab semua pegawai akan mengetahui semua jalur karir yang dapat ditempuh, mengetahui persyaratan yang diperlukan untuk mencapai satu posisi, dan mendapatkan bantuan untuk perencanaan karir.

                3.2 Tantangan SDM
Tantangan SDM di bagi menjadi 2 yaitu;
A.     Tantangan eksternal.
a.     Perubahan Lingkungan Bisnis yang cepat.
Untuk keperluan tersebut perusahaan dalam menghadapi perubahan lingkungan/iklim bisnis yang cepat, perlu menetapkan kebijaksanaan SDM sebagai berikut:
• Menghindari pengaruh negative  berupa perasaan tidak puas pada kondisi yang telah dicapai perusahaan.
• Dalam menghadapi perubahan yang mengharuskan penambahan pembiayaan (cost), perusahaan harus berusaha mengatasinya, agar dapat mempertahankan pasar/keuntungan yang sudah diraih.
• Memberikan imbalan yang cukup tinggi pada pekerja yang mampu melakukan improvisasi yang kreatif.









                                                                 3
b.     Keragaman Tenaga Kerja.
Di Indonesia keragaman tenaga kerja bersifat terbatas, terutama yang agak menonjol adalah perbedaan berdasarkan jenis kelamin dan usia. Namun perusahaan di Indonesia harus siap dalam mengantisipasi keragaman tenaga kerja dalam rangka globalisasi, karena keragaman akan meluas dengan masuknya modal asing yang berarti juga masuknya tenaga kerja asing dari berbagai etnis atau bangsa.
c.     Globalisasi.
Dari sudut MSDM berarti mengharuskan dilakukannya usaha mengantisipasi sebagai berikut :
• Perusahaan harus berusaha memiliki SDM yang mampu mengatasi pengaruh perkembangan bisnis/ekonomi internasional seperti resesi, penurunan/kenaikan nilai uang.
• Perusahaan harus berusaha memiliki SDM dengan kemampuan ikut serta dalam bisnis global/internasional dan perdagangan bebas.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

agus26 mengatakan...

mba boleh sedot softfilenya buat referensi tugas?

Poskan Komentar